ABSTRAK
Sam’un : Penerapan Model Pembelajaran 7-E (Elicit, Engage, Explore, Explain, Elaborate, Evaluate, Extend) pada Konsep Hidrokarbon (Penelitian Kelas di SMA Negeri 1 Sukatani Kabupaten Bekasi Kelas X)
Konsep hidrokarbon merupakan konsep yang perlu diekplorasi oleh siswa bukan hanya secara verbal akan tetapi siswa secara aktif mengkonstruksi konsep tersebut agar dapat mengidentifikasi senyawa-senyawa hidrokarbon berdasarkan hasil pengamatan. Pengkonstruksian siswa terhadap konsep hidrokarbon dapat dilakukan melalui penerapan model pembelajaran 7-E. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran 7-E pada konsep hidrokarbon selama pembelajaran, menentukan hasil belajar siswa pada konsep hidrokarbon terhadap model yang digunakan, dan mengetahui tanggapan siswa mengenai model pembelajaran yang digunakan. Kegunaan penelitian ini agar motivasi siswa untuk menjadi lebih aktif dan menambah rasa keingintahuan terhadap pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kelas dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas X SMA Negeri 1 Sukatani kabupaten Bekasi sebanyak 26 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu LKS, format observasi, tes tertulis, dan angket. Pengolahan data LKS dan hasil belajar dilakukan dengan menjumlahkan skor yang diperoleh dan merata-ratakan skor tersebut, kemudian mendeskripsikan hasil penilaian LKS dan hasil belajar berdasarkan kelompok belajar dan prestasi. Berdasarkan hasil penelitian, model ini berlangsung dengan baik. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata LKS siswa tiap tahapan dari seluruh pertemuan yang telah di olah dengan statistika prosentase yaitu tahap Elicit (56) dengan kategori cukup, tahap Engage (54) dengan kategori kurang, tahap Explore (67) dengan kategori baik, tahap Explain (71) dengan kategori baik, tahap Elaborate (84) dengan kategori baik sekali, tahap Evaluate (76) dengan kategori baik, tahap Extend (97) dengan kategori baik sekali, dan berdasarkan hasil tes siswa selama pembelajaran menunjukkan bahwa hasil belajar siswa setiap indikator yaitu indikator I (79) dengan kategori baik, II (88) dengan kategori baik sekali, III (69) dengan kategori baik, IV (94) dengan kategori baik sekali, V (79) dengan kategori baik, VI (79) dengan kategori baik dan VII (55) dengan kategori kurang serta VIII (91) dengan kategori baik sekali. Selain itu juga berdasarkan angket diperoleh tanggapan yang positif dari siswa karena menarik, menyenangkan, dan mempermudah siswa untuk memahami materi pelajaran, akan tetapi dalam penerapan model ini guru harus dapat menyesuaikan waktu dan membutuhkan persiapan agar semua komponen yang ada teraplikasikan dengan baik dan hasilnya pun akan lebih baik pula.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar